Kemajuan Dari Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Dunia Hiburan 2024
HiburanInternetTeknologi

Kemajuan Dari Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Dunia Hiburan 2024

Kemajuan Dari Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Dunia Hiburan 2024 – Kecerdasan buatan (AI) memiliki potensi untuk mengubah seni dan hiburan, mulai dari musik hingga film. Namun sekarang ada kekhawatiran tentang apakah AI adalah alat kreatif atau ancaman bagi para kreator dan seniman.

Kemajuan Dari Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Dunia Hiburan 2024Kemajuan Dari Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Dunia Hiburan 2024

Atpsanmarino.com, Seniman Jerman, Boris Erdagsen, memenangkan Sony World Photography Prize pada bulan Maret. Namun, dia menolak untuk menerima penghargaan fotografi bergengsi tersebut, mengklaim bahwa foto-fotonya bukanlah foto tetapi gambar yang dibuat oleh kecerdasan buatan. Ia kemudian menyatakan bahwa ia ingin memulai debat mengenai masalah ini.

Baca juga : Situs Hiburan Nonton Film Gratis Di Era Teknologi Digital

Jonathan May, seorang peneliti AI dari University of Southern California, mengatakan bahwa perangkat AI seperti ChatGPT juga dapat menulis cerita. May mengatakan: “Sebagian besar merupakan cerita yang koheren, tapi bukan cerita yang sangat menarik. Saya bukan editor fiksi atau apa pun. Tapi seperti yang saya lihat, model-model ini, fiksi yang muncul dari perangkat AI ini, bukanlah sesuatu yang akan saya bayar untuk diterbitkan.”

Peneliti AI lainnya melibatkan robot AI dalam kelompok komedi improvisasi yang berbasis di London, Improbotics.

Manusia: “Senang sekali bisa bertemu denganmu lagi.”
Robot: “Mari kita pergi ke kebun binatang.”

Selama percakapan, pria itu mengatakan bahwa ia sangat senang karena orang lain ingin bertemu dengannya lagi. Tanggapan robot adalah ia akan pergi ke kebun binatang.

Piotr Milowski, seorang peneliti AI dan seniman pertunjukan, mengatakan bahwa AI memang hebat, namun tidak memahami konteks seperti halnya manusia: “AI tidak tahu berapa banyak orang yang ada di sebuah ruangan. Ia bahkan tidak tahu apakah ada orang yang sedang menangis.

Milowski juga mengatakan bahwa ketika AI menggantikan seniman dan penulis, AI sering kali menghasilkan konten yang biasa-biasa saja. Pertanyaannya sekarang adalah: Mengapa kita membutuhkan ghostwriters? Dengan kata lain, mengapa kita menulis sendiri?”

Namun, orang-orang ingin mengeksplorasi lebih jauh batasan antara manusia dan mesin. Di Universitas Southampton di Inggris, para musisi menggabungkan tema-tema yang dihasilkan oleh AI dengan improvisasi jazz.

Mark Watters, seorang komposer pemenang Emmy Award dan direktur musik Olimpiade dua kali, mengatakan bahwa AI dapat menghasilkan musik latar untuk acara-acara game, misalnya. “Musik tersebut harus memiliki energi, harus memiliki humor, dan harus menyampaikan emosi yang tepat,” kata Watters dari Eastman School of Music melalui Skype.

Kecerdasan buatan dapat menghasilkannya, namun tidak memiliki antusiasme seperti seorang seniman, katanya.

Jonathan May, seorang peneliti di University of Southern California, setuju. Mereka tidak memiliki pengalaman hidup. Mereka tidak memiliki perspektif seperti manusia tentang trauma, kehidupan sehari-hari, dan dunia yang sedang berkembang.

AI juga tidak memiliki kemampuan kreatif yang tidak dimiliki oleh komputer.

Kecerdasan buatan (AI) memainkan peran yang semakin penting dalam dunia hiburan. Berbagai industri hiburan, termasuk film, televisi, musik, dan video game, mengadopsi teknologi AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna, mengoptimalkan produksi, dan bahkan membuat konten baru. Berikut ini adalah beberapa cara AI berkontribusi pada dunia hiburan:

1. Rekomendasi konten
Platform streaming: Layanan streaming seperti Netflix, Hulu, dan Amazon Prime menggunakan algoritme AI untuk menganalisis data audiens dan memberikan rekomendasi konten yang disesuaikan dengan preferensi individu.

2. Pendapatan musik:
Kreativitas musik: Beberapa alat AI dapat menciptakan musik baru berdasarkan input atau gaya tertentu. Hal ini dapat digunakan oleh musisi untuk membuat melodi atau menggabungkan elemen musik yang unik.

3. Produksi film dan video
Pengeditan otomatis: memanfaatkan AI untuk membantu proses pengeditan video, termasuk mendeteksi adegan, mengedit pemotongan, dan menambahkan efek visual secara otomatis.
Penulisan naskah: Beberapa platform menggunakan AI untuk membuat skrip berdasarkan tren, genre, dan preferensi penonton.

4. Permainan video
Kecerdasan karakter: video game menggunakan AI untuk mengontrol perilaku karakter non-pemain (NPC), membuatnya lebih cerdas dan responsif terhadap tindakan pemain. Pembuatan prosedural: Beberapa game menggunakan AI untuk menghasilkan konten secara dinamis seperti level, misi, dan dunia game

5. Realitas virtual (VR) dan realitas tertambah (AR):
Simulasi yang realistis: Dalam lingkungan VR dan AR, AI digunakan untuk membuat simulasi yang lebih realistis dan responsif terhadap interaksi pengguna.

6. Pemrosesan gambar dan grafik:
Pemulihan video dan gambar: AI digunakan untuk memperbaiki video dan gambar yang rusak atau kabur untuk mencapai kualitas yang lebih tinggi.
7. Animasi karakter: Teknologi AI dapat digunakan untuk meningkatkan animasi karakter dengan membuat gerakan menjadi lebih alami dan ekspresif.  Interaksi pengguna:
Asisten virtual: Beberapa perusahaan hiburan menggunakan asisten virtual berbasis AI untuk meningkatkan interaksi pengguna dan memberikan informasi serta hiburan yang disesuaikan.

Baca juga : Program AI Terbaik Penghasil Musik 2024

8. Pemasaran dan analitik:
Pemanfaatan data: AI digunakan untuk menganalisis data konsumen dan tren pasar untuk membantu mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif.

Kecerdasan buatan berkembang dengan kecepatan yang terus meningkat dan potensinya di dunia hiburan akan meningkat seiring berjalannya waktu. Meskipun ada banyak manfaat yang dapat diperoleh dari penyertaan AI dalam dunia hiburan, penting juga untuk mempertimbangkan aspek etika dan privasi dalam penggunaannya.